Belum lama ini, Skytrax melakukan sebuah polling yang melibatkan ratusan ribu penumpang berbagai maskapai di seluruh dunia. Mereka membuat penilaian tentang maskapai paling bersih sepanjang tahun 2018.
Kualitas kebersihan itu dinilai bukan hanya pada bagian karpet kabin, namun juga pada bangku, meja lipat, panel tombol hingga kamar mandi.
Hal ini dirasa cukup penting karena banyak pengguna jasa maskapai penerbangan sangat mementingkan kebersihan. Tentu, setelah keamanan dan kenyamanan.
Dari laman Travel and Leisure yang dikutip AkuratTravel mengungkapkan bahwa satu armada pesawat biasanya melakukan perjalanan 3-4 kali dalam sehari. Itu berarti, ada sekitar 3 hingga 4 orang yang akan memakai bangku yang sama.
Dari angka ini, memungkinkan terjadinya kontaminasi kuman dari siapa saja yang duduk di bangku itu. Karena sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa 20% penumpang kemungkinan bisa tertular penyakit pernapasan, setelah turun dari pesawat.
Maka, kamu disarankan untuk memakai masker jika diperlukan, saat mendapati ada orang di sampingmu yang sedang flu.\
Dari sekian rangkaian penilaian yang dilakukan oleh Skytrax tadi, tak ada satupun maskapai asal Amerika Serikat yang masuk dalam 10 besar maskapai terbersih ini.
Juara 1, 2 dan 3, ternyata disabet oleh maskapai dari Asia. ANA All Nippon Airways duduk di peringkat pertama, disusul maskapai Taiwan, EVA Air, dan di bawahnya ada Asiana Airlines milik Korea Selatan.
Berikut peringkat terlengkapnya:
1. ANA All Nippon Airways
2. EVA Air
3. Asiana Airlines
4. Singapore Airlines
5. Japan Airlines
6. Cathay Pacific Airways
7. Qatar Airways
8. Swiss International Air Lines
9. Hainan Airlines
10. Lufthansa.
Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar