Berita Indonesia
Kamis, 08 Agustus 2019
BNI Dan Telkomsel adakan Kolaborasi Terkait Pembuatan Kartu Kredit
Selaku perusahaan BUMN, BNI juga salah satu bank terbesar yang ada di Indonesia, bank yang saat ini dipimpin Achmad Baiquni ini juga nampaknya menarik banyak perhatian perusahaan lain untuk berkolaborasi, salah satu perusahaan yang saat ini dikabarkan berkolaborasi dengan BNI adalah Telkomsel
Telkomsel dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni selaku Direktur Utama dikabarkan telah meluncurkan produk co-branding berupa Kartu Kredit BNI Telkomsel yang telah dibekali banyak keuntungan, dan beragam inovasi produk serta layanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat urban Indonesia yang semakin mobile dan dinamis.
Menurut Achmad Baiquni yang juga Direktur Utama BNI, keuntungan dari Kartu Kredit BNI Telkomsel ini adalah dapat dimanfaatkan oleh seluruh nasabah BNI maupun pengguna Telkomsel yang menggunakan layanan paska bayar Telkomsel (Kartu Halo).
Peluncuran Kartu Kredit BNI Telkomsel tersebut disampaikan dalam Press Conference yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (2 Agustus 2019). Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani dan Direktur Bisnis Konsumer BNI Tambok P Setyawati.
Ririn mengatakan, Telkomsel menyambut baik kerjasama kolaborasi antara Telkomsel dengan BNI. Hal ini merupakan salah satu upaya transformasi Telkomsel menjadi digital telco company, yang senantiasa mengutamakan produk dan layanan yang customer-centric.
"Kartu Kredit BNI Telkomsel akan memberikan banyak keuntungan untuk mendukung gaya hidup digital masyarakat yang semakin berkembang dengan pemanfaatan teknologi seluler dan berbagai layanan digital. Selain itu, kolaborasi Telkomsel dan BNI ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mengakselerasikan perkembangan ekosistem digital di Indonesia, dengan memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan jaringan berkualitas Telkomsel yang hadir hingga pelosok negeri,” kata Ririn dalam keterangan persnya, Jumat (2/2019).
Tambok mengatakan, BNI terus berusaha untuk memberikan banyak keuntungan bagi nasabah ataupun mitra yang berkerjasama. “Mulai hari ini, Kartu Kredit BNI Telkomsel sudah dapat dinikmati oleh Pelanggan Setia dan Pegawai Telkomsel Serta Nasabah BNI.
Kerja sama antara BNI dan Telkomsel, merupakan salah satu langkah nyata bahwa BUMN hadir untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat dalam hal kemudahan untuk bertransaksi,” ujarnya.
Beberapa fitur yang menguntungkan bagi pemegang Kartu Kredit Telkomsel BNI adalah cash-back untuk pembayaran tagihan Kartu Halo Telkomsel dan Kartu Platinum BNI. Cash-back yang diberikan dapat mencapai Rp 500.000 untuk tagihan Kartu Halo dalam dua bulan pertama penggunaan kartu kredit.
Pemegang kartu juga bisa mendapatkan paket Kartu Halo Spesial Cobrand BNI Telkomsel dengan berbagai keunggulan mulai dari kuota data hingga 200GB, telepon hingga 1.500 menit, serta kuota data roaming hingga 1GB setiap bulan. Selain itu, dengan paket Kartu Halo Spesial Cobrand BNI Telkomsel ini pelanggan akan menjadi pelanggan spesial Telkomsel dengan keuntungan tambahan, berupa Telkomsel POIN lebih banyak hingga 3X, fasilitas akses Airport Lounge dengan menukar 1.000 Telkomsel POIN, serta voucher diskon untuk pembelian smartphone sampai dengan Rp 100.000.
Pemegang kartu BNI Telkomsel juga dapat menikmati berbagai promo menarik di berbagai toko atau merchant yang bekerjasama dengan kartu kredit BNI yang meliputi cicilan 0% hingga 24 bulan, diskon, serta cash-back. Selain itu, tersedia juga reward saldo LinkAja yang akan diberikan setelah pengajuan Kartu Kredit BNI Telkomsel yang disetujui hingga sebesar Rp 750.000.
Kartu Kredit BNI Telkomsel bisa didapatkan oleh nasabah BNI dan pelanggan kartu Halo Telkomsel dengan mudah. Caranya adalah dengan mengunjungi website BNI atau Telkomsel dan melakukan pengisian e-form pengajuan Kartu Kredit BNI Telkomsel. Informasi lebih lanjut mengenai produk ini bisa didapatkan di www.bni.co.id atau BNI Call 1500046.
Penerbitan Kartu Kredit BNI Telkomsel tersebut akan menambah jumlah kartu kredit BNI yang telah diterbitkan sebelumnya. Dimana hingga Juni 2019, jumlah Kartu Kredit BNI yang telah beredar mencapai 1.85 juta kartu.
Sumber: Tribunnews.com
Kamis, 21 Maret 2019
Saat Penangkapan, Brenton Tarrant dalam Perjalanan ke Lokasi Target Ketiga
Kejadian penembakan oleh Brenton Tarrant kepada jamaah 2 Masjid di Selandia meninggalkan luka bagi banyak orang, bukan hanya warga Selandia Baru yang mengecam aksinya tersebut, tetapi dunia juga mengecam aksinya.
Belum lama, Kepolisian Selandia Baru mengatakan yakin bahwa Brenton Tarrant, pelaku penembakan Christchurch, tengah dalam perjalanan ke lokasi ketiga saat polisi meringkusnya. Dua lokasi di mana ia melancarkan aksinya adalah Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood.
Ditanya soal penjelasan lebih rinci, Komisaris Polisi Mike Bush menolak memberikan keterangan dengan alasan akan kembali meningkatkan trauma masyarakat, Mike menyimpan penjelasan tersebut untuk pengadilan.
Tarrant diringkus setelah seorang polisi membajak mobilnya.
"Dalam 10 menit, pasukan bersenjata telah siap merespons. Dalam 21 menit pelaku tertangkap, 21 menit setelah kami mendapat laporan, ia ditahan," kata Mike, dilansir dari laman Daily Mail, Kamis (21/3).
"Saya sebelumnya mengatakan pelaku berada dalam tahanan kami dalam waktu 36 menit," lanjut Mike mengklarifikasi.
Tarrant ditangkap di kawasan Desa Brougham Street di Christchurch. Saat ini polisi masih mengidentifikasi mayat para korban, beberapa telah dimakamkan hari Rabu (20/3) dan hari ini, Kamis (21/3). Tetapi masih ada yang belum dimakamkan karena masih diselidiki lebih lanjut.
Sumber: Akurat.co
Inilah Daftar Negara Paling Bahagia Tahun 2019, Peringkat Berapa Indonesia?
Kehagian setiap warga negara itu tak pernah terlepas dari yang namanya kepemimpinan seorang pemimpin negara itu sendiri dan kondusifnya lingkungan sekitar.
Tapi tau gak sih kalau belum lama ini Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan untuk PBB mengeluarkan laporan mengenai daftar negara paling bahagia untuk tahun 2019 (WHR). Laporan tersebut dirilis pada Rabu 20 Maret yang dinyatakan sebagai Hari Kebahagiaan Dunia.
Laporan ini memberi peringkat negara berdasarkan enam variabel kunci yang mendukung kesejahteraan yaitu pendapatan, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, dukungan sosial dan kemurahan hati. Hasilnya tak berbeda dengan tahun lalu di mana negara-negara Nordik masih memuncaki peringkat.
"10 Negara teratas cenderung memiliki peringkat tinggi dalam semua enam variabel, serta ukuran emosional kesejahteraan," kata co-editor laporan John Helliwell, seorang profesor emeritus ekonomi di University of British Columbia, dilansir dari laman CNN, Jumat (22/3).
Helliwell menambahkan bahwa kebahagiaan yang dimaksudkan di sini bukan hanya dirasakan penduduk asli dari negara-negara terkait, melainkan dirasakan pula oleh para imigrannya.
"Ini bukan tentang DNA Finlandia. Ini tentang cara hidup yang dijalani di negara-negara itu," katanya.
Soal kepercayaan kepada pemerintah juga menjadi faktor tingkat kebahagiaan.
"Mereka membayar pajak tinggi untuk jaring pengaman sosial, mereka percaya pemerintah mereka, mereka hidup dalam kebebasan, dan mereka saling bermurah hati. Mereka saling peduli, itulah tempat yang ingin didiami orang," terangnya.
Negara-negara yang bahagia tidak bebas dari kekerasan, namun penyusunan laporan ini memasukkan poin tentang bagaimana negara menangani kasus kekerasan yang ada.
"Yang luar biasa dari negara-negara paling bahagia dan paling terhubung ini adalah ketahanan dan kemampuan mereka untuk menghadapi hal-hal buruk," kata Helliwell.
Peringkat juga tidak didasarkan pada kedigdayaan suatu negara, hal ini terbukti di mana negara-negara adidaya justru menempati peringkat rendah. Amerika Serikat misalnya yang menempati peringkat 19, turun 5 peringkat sejak 2017.
Contoh lainnya adalah Inggris di peringkat 18, Jerman di peringkat 17, Jepang di peringkat 58, Rusia di peringkat 68, dan China di peringkat 93.
Lantas peringkat berapa Indonesia? Dalam rilis laporan WHR, Indonesia menempati posisi buncit yakni peringkat 92 dari 156 negara dengan total skor 5.192. Indonesia masih tertinggal jauh dengan sesama negara Asia Tenggara di mana Singapura di peringkat 34, Thailand di peringkat 52, dan Filipina di peringkat 69.
Di sisi lain, Indonesia membawahi beberapa negara Asia Tenggara yakni Vietnam di peringkat 94, Laos di peringkat 105, Kamboja di peringkat 109, dan Myanmar di peringkat 131.
Berikut adalah daftar negara teratas dalam laporan :
1. Finlandia
2. Denmark
3. Norwegia
4. Islandia
5. Belanda
6. Swiss
7. Sweden
8. Selandia Baru
9. Kanada
10. Australia
2. Denmark
3. Norwegia
4. Islandia
5. Belanda
6. Swiss
7. Sweden
8. Selandia Baru
9. Kanada
10. Australia
Berikut adalah daftar negara terbawah dalam laporan :
1. Sudan Selatan
2. Republik Afrika Tengah
3. Afghanistan
4. Tanzania
5. Rwanda
6. Yaman
7. Malawi
8. Suriah
9. Botswana
10. Haiti.
2. Republik Afrika Tengah
3. Afghanistan
4. Tanzania
5. Rwanda
6. Yaman
7. Malawi
8. Suriah
9. Botswana
10. Haiti.
Sumber: Akurat.co
Inilah 5 Negara Yang Menjadi Destinasi Wisata Religi Yang Difavoritkan Orang Indonesia
Banyak wisatawan saat ini meminati Wisata religi, dengan alasan mencari ketenangan ataupun mendapatkan kesan religius ditempatnya berkunjung. Beberapa negara menjadi pilihan favorit wisatawan seperti Nepal, Butan, India, Mesir, Israel dan Yordania. Beberapa negara tersebut memiliki banyak sejarah tentang agama.
Wisatawan dari Indonesia sendiri menurut Puriadi, Staf Officer Panorama Ministry, memfavoritkan beberapa negara di atas.
"Ya beberapa negara seperti Nepal, Butan, India, Mesir, Israel masih menjadi favorit, biasanya permintaan dari wisatawan Indonesia ke sana," ucapnya kepada AkuratTravel, pada acara travel fair yang diselenggarakan oleh Panorama JTB, di kawasan Central Park, Kamis, (21/2).
Peminat wisata religi ini sendiri memang mayoritas wisatawan yang sudah tak muda lagi, tetapi ketertarikan milenial kini sudah mulai terlihat.
"Untuk peminat, banyak yang sudah senior-senior. Kalau milenial itu ada waktunya, kalau mereka liburan sekolah atau liburan Natal itu banyak, karena mereka kan punya aktivitas," katanya.
Biasanya, perjalannya untuk berwisata rohani menurut Puriadi menghabiskan waktu 10-12 hari. Karena selama berwisata, banyak tempat bersejarah yang dikunjungi.
"Waktu biasanya 10-12 hari, kita kan keliling kebeberapa tempat bersejarah seperti gereja dan sebagainya itu gak cuma satu, setiap harinya banyak tempat," paparnya.
Sumber: Akurat.co
MRT Akan Diresmikan Tanggal 24 Maret Nanti, Tanpa Tau Berapa Harga Tiketnya
Berita mengenai MRT masih terus hangat saat ini, mulai dari yang positif dari adanya MRT tersebut sampai yang negatif pun banyak bermunculan.
Persoalan juga muncul mengenai harga tiket MRT, pasalnya gubernur Jakarta saat ini belum tau akan mematok nominal berapa untuk harga tiket tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim semua dokumen dan kelengkapan administrasi Moda transportasi massal berbasis rel Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) sudah siap diresmikan pada Minggu 24 Maret 2019 mendatang.
Rencananya Presiden Joko Widodo yang meresmikan. Dan pada 1 April 2019, MRT akan beroperasi secara komersial.
"Semua izinnya sudah siap dan 24 Maret besok peresmian tapi operasional nanti, operasional secara komersial ya tanggal 1 April," kata Anies di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019) malam.
Jeda waktu peresmian dan operasi komersial diketahui terpaut selama delapan hari lantaran tarif MRT masih belum dirampungkan.
DPRD DKI Jakarta dan Pemprov masih berunding soal tarif untuk moda trasportasi ini.
"Operasional terus jalan tapi secara komersial baru 1 April. Dewan juga Alhamdulillah sudah ada kesepakatan tinggal diketok aja nanti hari Senin," ucapnya.
Anies tak menyoal keterlambatan pengumuman tarif MRT ini. Meski tarif MRT diumumkan belakangan namun tak menghalangi peresmian MRT.
"Tidak (menghalangi) karena kan memang komersialnya baru 1 April. Seluruh Ratangga akan digunakan dan pada jam padat maupun tidak," tutupnya.
Sumber: Akurat.co
Ngeri, Rekaman Suara Kokpit Lion Air Gambarkan Kepanikan Para Pilot
Hal pertama yang terlintas saat mendengar kecelakaan pesawat adalah ngeri, takut dan pasti akan berfikiran bahwa ajal akan menjemput.
Hal ini juga terjadi saat kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Isi rekaman suara kotak hitam pesawat Lion Air JT-610 menjelaskan adanya kepanikan pilot ketika pesawat menukik ke bawah. Dalam rekaman tersebut, para pilot dikatakan melihat buku panduan saat tengah menghadapi kerusakan pesawat. Sayangnya pesawat terlebih dahulu jatuh ke laut dan menewaskan 189 jiwa yang ada di dalamnya.
Saat ini penyidik tengah memeriksa bagaimana sebuah perangkat lunak komputer memerintahkan pesawat untuk menyelam sebagai respons terhadap data dari sensor yang salah dan apakah pilot memiliki cukup pelatihan untuk menanggapi keadaan darurat dengan tepat.
Ini adalah pertama kalinya konten perekam suara dari penerbangan Lion Air dipublikasikan. Ketiga sumber bersedia memberikan keterangan dengan syarat anonimitas. Seorang juru bicara Lion Air mengatakan semua data dan informasi telah diberikan kepada penyelidik dan ia menolak berkomentar lebih lanjut.
Dijelaskan bahwa di dalam pesawat, petugas pertama melaporkan adanya masalah kontrol pesawat dan mengatakan pilot akan mempertahankan ketinggian di angka 5.000 kaki. Tidak dijelaskan secara detail masalah yang dimaksud, namun dikatakan masalah ada pada layar kapten.
Kapten kemudian meminta petugas pertama untuk memeriksa buku pegangan referensi cepat, yang berisi daftar periksa untuk peristiwa abnormal.
Sembilan menit kemudian, jet mengeluarkan peringatan kepada pilot dan mendorong bagian hidung pesawat ke bawah. Pilot berusaha keras agar pesawat terangkat, namun sistem memberikan respons sebaliknya.
Menjelang akhir, kapten meminta petugas pertama untuk memegang kendali terbang sementara dia memeriksa panduan untuk mencari solusi. Saat kapten tengah mencari prosedur yang tepat di buku panduan, petugas pertama tidak dapat mengendalikan pesawat. Pesawat kemudian jatuh ke laut, menewaskan 189 orang di dalamnya.
Kecelakaan Lion Air JT-610 adalah kecelakaan pertama yang melibatkan pesawat tipe Boeing 737 MAX 8. Boeingmenolak berkomentar dengan alasan penyelidikan masih berlangsung.
Sumber: Akurat.co
Google Stadia, Layanan Bermain Gim Tanpa Perangkat
Seiring berkembangnya teknologi, dunia game juga semakin berkembang, dari mulai grafik hingga gameplaynya itu sendiri.
Keterlibatan Google dalam ranah gaming bukanlah hal baru, kini raksasa perusahaan teknologi itu meluncurkan platform streaming berbasis cloud khusus gim yang disebut Stadia.
Dilansir dari Times Now, Kamis (21/3), Stadia memungkinkan para streamer untuk melakukan streaming tanpa memerlukan perangkat hardware tambahan. Selain itu, integrasi antar perangkat memberi pengguna akses langsung untuk terhubung ke berbagai platform.
Stadia juga memiliki kemampuan untuk dimainkan pada beragam platform, mulai dari PC, smartphone, tablet, TV, dan perangkat lainnya. Dikatakan juga bahwa Google menargetkan 4K dan 60 fps, baik saat bermain maupun melakukan streaming, bahkan dengan dukungan hingga 8k dan 120 fps.
"Inisiatif ini bertujuan membangun platform permainan untuk semua orang. Saya pikir kita bisa mengubah permainan dengan menyatukan keseluruhan ekosistem," kata Sundar Pichai, CEO Google.
Jadi, Stadia bukanlah sebuah perangkat atau konsol gim. Melainkan sebuah layanan yang memungkinkan para pengguna untuk bermain gim secara streaming dengan internet. Pemain tidak perlu lagi mengintsal gim pada perangkatnya.
Guna memuluskan proyeknya ini, Google dikabarkan akan menggandeng beberapa pengembang gim dari pihak ketiga untuk membantu perusahaan mengembangkan Google Stadia. Tak hanya akan bekerjasama dengan pengembang lain, Google Stadia juga santer dikabarkan bakal memiliki gim sendiri.
Google telah mengonfirmasi bahawa layanan gim streaming Stadia akan dirilis pada tahun 2019 ini. Hanya saja perusahaan belum mengungkap kapan tanggal persisnya.
Sumber: Akurat.co
Sumber: Akurat.co
Langganan:
Komentar (Atom)






