Kehagian setiap warga negara itu tak pernah terlepas dari yang namanya kepemimpinan seorang pemimpin negara itu sendiri dan kondusifnya lingkungan sekitar.
Tapi tau gak sih kalau belum lama ini Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan untuk PBB mengeluarkan laporan mengenai daftar negara paling bahagia untuk tahun 2019 (WHR). Laporan tersebut dirilis pada Rabu 20 Maret yang dinyatakan sebagai Hari Kebahagiaan Dunia.
Laporan ini memberi peringkat negara berdasarkan enam variabel kunci yang mendukung kesejahteraan yaitu pendapatan, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, dukungan sosial dan kemurahan hati. Hasilnya tak berbeda dengan tahun lalu di mana negara-negara Nordik masih memuncaki peringkat.
"10 Negara teratas cenderung memiliki peringkat tinggi dalam semua enam variabel, serta ukuran emosional kesejahteraan," kata co-editor laporan John Helliwell, seorang profesor emeritus ekonomi di University of British Columbia, dilansir dari laman CNN, Jumat (22/3).
Helliwell menambahkan bahwa kebahagiaan yang dimaksudkan di sini bukan hanya dirasakan penduduk asli dari negara-negara terkait, melainkan dirasakan pula oleh para imigrannya.
"Ini bukan tentang DNA Finlandia. Ini tentang cara hidup yang dijalani di negara-negara itu," katanya.
Soal kepercayaan kepada pemerintah juga menjadi faktor tingkat kebahagiaan.
"Mereka membayar pajak tinggi untuk jaring pengaman sosial, mereka percaya pemerintah mereka, mereka hidup dalam kebebasan, dan mereka saling bermurah hati. Mereka saling peduli, itulah tempat yang ingin didiami orang," terangnya.
Negara-negara yang bahagia tidak bebas dari kekerasan, namun penyusunan laporan ini memasukkan poin tentang bagaimana negara menangani kasus kekerasan yang ada.
"Yang luar biasa dari negara-negara paling bahagia dan paling terhubung ini adalah ketahanan dan kemampuan mereka untuk menghadapi hal-hal buruk," kata Helliwell.
Peringkat juga tidak didasarkan pada kedigdayaan suatu negara, hal ini terbukti di mana negara-negara adidaya justru menempati peringkat rendah. Amerika Serikat misalnya yang menempati peringkat 19, turun 5 peringkat sejak 2017.
Contoh lainnya adalah Inggris di peringkat 18, Jerman di peringkat 17, Jepang di peringkat 58, Rusia di peringkat 68, dan China di peringkat 93.
Lantas peringkat berapa Indonesia? Dalam rilis laporan WHR, Indonesia menempati posisi buncit yakni peringkat 92 dari 156 negara dengan total skor 5.192. Indonesia masih tertinggal jauh dengan sesama negara Asia Tenggara di mana Singapura di peringkat 34, Thailand di peringkat 52, dan Filipina di peringkat 69.
Di sisi lain, Indonesia membawahi beberapa negara Asia Tenggara yakni Vietnam di peringkat 94, Laos di peringkat 105, Kamboja di peringkat 109, dan Myanmar di peringkat 131.
Berikut adalah daftar negara teratas dalam laporan :
1. Finlandia
2. Denmark
3. Norwegia
4. Islandia
5. Belanda
6. Swiss
7. Sweden
8. Selandia Baru
9. Kanada
10. Australia
2. Denmark
3. Norwegia
4. Islandia
5. Belanda
6. Swiss
7. Sweden
8. Selandia Baru
9. Kanada
10. Australia
Berikut adalah daftar negara terbawah dalam laporan :
1. Sudan Selatan
2. Republik Afrika Tengah
3. Afghanistan
4. Tanzania
5. Rwanda
6. Yaman
7. Malawi
8. Suriah
9. Botswana
10. Haiti.
2. Republik Afrika Tengah
3. Afghanistan
4. Tanzania
5. Rwanda
6. Yaman
7. Malawi
8. Suriah
9. Botswana
10. Haiti.
Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar